Transaksi bursa meningkat, ini alasannya volume perdagangan justru menyusut

KONTAN.CO.ID –  JAKARTA. Nilai transaksi harian Bursa pada Selasa (16/10) mencapai Rp 8,43 triliun dengan volume sebesar 10,44 miliar saham. Jika dibandingkan dengan akhir tahun yang lalu, nilai transaksi saham memang meningkat yakni sebesar Rp 7,51 triliun, namun demikian volume transaksi mencatatkan penurunan sebesar 11,89 miliar saham.

Menurut Inarno, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia terus mencoba menaikkan nilai transaksi dengan semakin mendalami pasar dari sisi suplai dan juga variasi dari produk derivatif, dan juga variasi produk.

“Dari demand, kami akan terus meningkatkan dari investor ritel dengan membuat 400 galeri investasi,” kata Inarno kepada KONTAN, Rabu (17/10).

Analis Infovesta Utama Praska Putranto mengatakan, adanya penurunan volume secara signifikan besar meski jumlah transaksi mencatatkan kenaikan karena banyak investor masuk dan langsung masuk ke area support sehingga cutloss dan buyback saham menjadi semakin sering dilakukan.

“Kalau untuk pasar sebenarnya dampaknya tak terlalu besar, karena pasar hanya akan dipengaruhi oleh kinerja saham emiten big caps,” kata Praska kepada KONTAN, Rabu (17/10).

Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh BEI adalah dengan melakukan peningkatan edukasi kepada investor terkait dengan saham-saham apa saja yang menarik untuk dikoleksi baik secara jangka pendek, menengah dan juga jangka panjang.

Menurutnya, edukasi terhadap saham-saham yang layak dilirik saat pasar cenderung lesu menjadi hal yang harus dipertimbangkan oleh BEI untuk meningkatkan daya beli dari investor.

Terkait dengan saham-saham yang baru saja mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia, Praska mengatakan bahwa hal ini sesungguhnya membantu meningkatkan volume perdagangan saham perusahaan, namun demikian, hal tersebut tak cukup kuat mendongkrak volume saham.

 

Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri
Editor: Sanny Cicilia

BURSA EFEK INDONESIA / BEI